Kamis, 28 Juni 2018

Review: Video Perkembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia Youtube

Era globalisasi saat ini banyak memberikan dampak terhadap perkembangan berbagai sektor dari tekhnologi hingga ekonomi. Perkembangan tekhnologi dan informasi ini melahirkan pola kerja, produksi, distribusi yang lebih murah dan efisien, contohnya seperti facebook, youtube, twitter dan lain sebagainya. Dampak yang ditimbulkan dari hal ini adalah munculnya kompetisi pasar yang semakin besar dan luas.

Kunci utama untuk sukses dan bertahan dalam era globalisasi ini adalah dengan memiliki kekuatan daya saing, yang dapat muncul salah satunya dari kualitas produk yang inovatif dan berbeda dengan yang telah ada sebelumnya.
Salman;2010 mengatakan bahwa "Untuk menciptakan produk tersebut,diperlukan kreatifitas yang tinggi. Dari poin inilah, ekonomi kreatif menemukan eksistensinya dan berkembang.

Konsep ekonomi kreatif adalah lebih memusatkan kajiannya terhadap informasi dan kreatifitas dengan ide dan stock of knowledge dari sumber daya manusia.

1. Periklanan
Kegiatan kreatif dalam jasa periklanan, yaitu komunikasi satu wwarah dengan menggunakan media tertentu.
2. Arsitektur
Kegiatan kreatif yang berhubungan dengan desain bangunan secara menyeluruh
3. Seni rupa
Penciptaan karya yang merupakan manifestasi intelektual dan keahlian kreatif
4. Kerajinan
5. Desain
6. Mode/Fashion
7. Video, Film, Fotografi
8. Permainan Interaktif
10. Musik
11. Seni Pertunjukan
12. Penerbitan dan Percetakan
13. Broadcasting
14. Riset dan Pengembangan
15. Kuliner

Ekonomi kreatif merupakan ekosistem yang memliki hubungan ketergantungan antar rantai.

Nama Instagram: @fgeedoodle

Seminar Pengusaha Tiongkok Jack Ma Bagaimana Menghadapi Tantangan di masa Depan

Oke Readers... Kali ini kita akan membahas tentang pebisnis yang berasal dari Tiongkok yang memilki usaha besar yaitu Jack Ma. Jack Ma (lahir di Hangzhou, Zhejiang, Tiongkok, 10 September 1964; umur 53 tahun) merupakan seorang pebisnis berkebangsaan China. Dia merupakan pendiri sekaligus Chairman Eksekutif dari Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok. Jack Ma berasal dari China, yaitu daratan pertama yang pernah muncul di majalah Forbes dan terdaftar sebagai billioner dunia. Pada 2015, ia masuk dalam daftar orang paling berpengaruh di dunia pada urutan ke-22. Sebagai seorang miliader, ternyata Jack Ma dilahirkan dari keluarga ekonomi lemah. Dia dilahirkan di daerah Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China. Orangtuanya adalah pemusik dan pendongeng tradisional, ayahnya hanya mendapatkan tunjangan pensiunan bulanan sebesar sekitar Rp 500.000 untuk menghidupi keluarganya. (wikipedia).
Dalam presentasinya dalam sebuah forum ia mengatakan bahwa ia sudah mencoba masuk universitas berkali-kali tapi ia gagal tiga kali, dan ia tidak pernah bermimpi menjadi PhD. Ia juga mengatakan Seorang enterprenuer sejati tidak hanya tahu bagaimana menghasilkan uang, tetapi bagaimana membelanjakan uang. Dan kami tidak suka uang, kami tidak bekerja untuk uang. Ketika Anda memiliki $ 1 juta, itu adalah uang anda, ketika anda memiliki $ 10 juta, mungkin masalahnya muncul, ketika anda memiliki $ 100 juta, saya pikir itu bukan uang Anda. Itulah kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada anda bahwa mereka percaya Anda dapat membelanjakan uang dengan lebih baik, Anda dapat menggunakan uang itu dengan lebih baik. Orang bisnis sejati menghasilkan uang dengan memecahkan masalah sosial bagi yang lain. Di antara semua tantangan, saya pikir hal yang paling menantang adalah tentang pendidikan. Di masa depan kita harus mengajari anak kita untuk mengalahkan mesin karena mesin tidak akan pernah mengalahkan manusia.  Manusia memiliki hati sedang mesin hanya memiliki chip. Dalam 20 tahun terakhir, kami membuat orang-orang seperti mesin. Dalam 20 tahun ke depan, mesin akan terlihat seperti orang-orang di masa depan, tidak dikuasai oleh pengetahuan, didorong oleh kearifannya yang didorong, di masa lalu, didorong oleh pengetahuan, didorong oleh manufaktur. Di masa depan, kreativitas, kreativitasnya. Jadi inilah yang menurut kami dunia harus berfokus.

Carrot Clarinet Linsey Pollak, Ridwan Kamil: Creativity and Design For Sosial Changes In Cities, dan Perempuan Dibalik Creative Space di Bandung

Carrot Clarinet Linsey Pollak

Video ini menceritakan tentang cara pembuatan clarinet dari sebuah wortel. Linsey mengatakan bahwa ia sangat menyukai kreatifivitas karena eengan menggabungkan 2 hal yang berbeda dan menghasilkan sesuatu yang baru, misalnya saja seperti  wortel dan saxophone yang ditampilkan Linsey disebuah acara. Linsey juga membagikan cara beserta tips untuk membuat klarinet wortel.

Pertama, Potong ujung wortel menggunakan pisau. Kedua ukur wortel dengan penggaris atau sejenisnya dan tandai enam jari di wortel dengan ukuran 12 milimeterketiga lubangi wortel pada bagian yang sudah ditandai tadi, jika semua sudah selesai dilakukan lalu gunakan corong clarinet pada ujung depan wortel, dan klarinet pada ujung bawah wortel. Selanjutnya,
kita dapat memainkan wortel tersebut sebagai alat music klarinet.



Ridwan Kamil: Creativity and Design For Sosial Changes In City

Sehingga ia lebih fokus kepada creativity and Human. Ridwan Kamil merupakan seorang Arsitek dan juga seorang Dosen di Universitas Institut Teknologi Bandung (ITB). ia juga bergabung pada komunitas Bandung Creativity City Forum, beliau juga Arsitek yang merancang bangunan gedung tsunami Banda Aceh. 

Ridwan Kamil mengatakan bahwa pada dasarnya setiap orang itu memiliki kreativitas, dan Indonesia pada masa depan hanya dapat diselamatkan oleh manusianya. 

Ridwan kamil juga mengatakan bahwa masa depan perabadan manusia itu berada di sebuah kota. Jika salah mengelola kota maka hancur peradaban. Kota yang stres akan melahirkan generasi yang stres. Ridwan mengkreasikan ide-idenya dari hal-hal yang menurut kita tidak lazim. Seperti misalnya beliau menggunakan 30 ribu botol bekas kratindeng yang dijadikan sebagai bahan untuk membangun rumahnya.

Kreativitas harus merubah permasalahan masyarakat. Untuk apa gunanya teknologi tinggi tapi ada kekumuhan, dan tidak ada kreativitas yang akan menyelamatkan kotanya sendiri. Ekonomi kreatif juga kurang di hargai di Indonesia, berbeda dengan negara-negara asing yang sangat menghargai ekonomi kreatif dan kreativitas anak bangsanya. Ada 4 tipe pemuda Indonesia menurut pak Ridwan Kamil :
1. Pintar tidak peduli (tidak bangga dengan Indonesia)
2. Pemuda yang peduli tidak pintar
3. Tidak pintar tidak penduli
4. Pintar dan peduli

Kalau kita dapat melahirkan pemuda yang peduli maka indonesia dapat menjadi negara yang aman, dan nyaman untuk ditinggali. Salah satu kata motivasi atau inspirasi dari Ridwan Kamil adalah kalau kamu ingin merubah sesuatu maka jadilah perubahan dari hal itu sendiri.


Perempuan Dibalik Creative Space di Bandung

Tamara samarita adalah seorang pebisnis muda. Bisnis yang di geluti adalah bisnis dibidang kuliner yaitu hauce dan kerang ajaib, di bidang transportasi ada Taxi Bike, dan di Creative space ada Taman  Tengah sertaa Rumah Kedua. Tamara juga merupakan seorang Dosen di Universitas Padjajaran di Fakultas Telekomunikasi.

Tamara lebih fokus pada bisnisnya Taman Tengah dan Rumah Kedua hingga mampu menghasilkan bisnis-bisnis baru yang dapat bertemu dengan orang-orang baru dan  dapat menemukan ide-ide baru serta fashion yang keren abiss. Di  zaman milenial butuh creative space karena memang banyak mereka (orang) yang  memiliki ide, fashion, dan kreatifitas tetapi tidak memiliki tempat untuk menyalurkannya. Sehingga di Taman Tengah dan Rumah Kedua dapat menjadi tempat penyaluran ide, fashion, maupun kreatifitasnya.


Review: Video Perkembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia Youtube

Era globalisasi saat ini banyak memberikan dampak terhadap perkembangan berbagai sektor dari tekhnologi hingga ekonomi. Perkembangan tekhn...